WhatsApp-Button
Usaha Air Isi Ulang yang Prospektif, Begini Caranya

Usaha Air Isi Ulang yang Prospektif, Begini Caranya

Usaha Air isi ulang saat ini semakin menjamur. Usaha yang dahulu dipandang sepele ini ternyata dapat memberi income lumayan. Mulai dari omzet jutaan rupiah sampai puluhan juta setiap bulannya.

Secara umum usaha ini terbagi menjadi tiga kelompok, yakni:

  • Usaha air isi ulang biasa. Air minum yang dijual umumnya tidak bermerk atau menggunakan merk sendiri, tetapi belum ternama, masih berskala kota atau kabupaten. Harga jual airnya sekitar Rp4.000 -. Rp6.000.
  • Usaha Air RO atau Reverse Osmosis.
  • Usaha air mineral bermerk seperti Vit, Ades, Aqua, Pristine, Le Minerale, dll. Seluruh pengisian air dan pemelihraan galon dilakukan oleh perusahaan. Air minum jenis ini umumnya dipasarkan dengan haraga mulai Rp 12.000 – Rp 18.000. Tergantung pada merk dan lokasi penjualannya.

Peluang Usaha Air Isi Ulang

Usaha air isi ulang akan terus hidup. Ada beberapa hal yang membuat usaha ini memiliki prospek cerah dan bagus, diantaranya:

  • Air minum adalah kebutuhan pokok yang diperlukan oleh manusia setiap hari.
  • Semakin banyak kantor, pabrik, dan tempat kerja baru lainnya  bermunculan. Air minum merupakan kebutuhan pokok bagi para pekerja tersebut.
  • Masih banyak orangtua yang sibuk menjadi pekerja untuk menghidupi keluarga sehingga tidak memiliki kesempatan untuk menyediakan air siap minum.
  • Bahan baku air minum kian sulit diperoleh karena air ledeng, air tanah, dan air sumur di sejumlah tempat telah tidak layak digunakan lantaran berbau, berasa, bahkan berwarna.
  • Saat ini kian banyak keluarga yang peduli terhadap kualitas air minum.

 

Cara Memulai Usaha Air Isi Ulang

Ada beberapa hal yang penting disediakan sebelum memulai usaha yang prospektif ini, antara lain:

  1. Pilih lokasi yang strategis

Bisnis air isi ulang biasa cocok bagi daerah yang mengutamakan ketersediaan air dengan harga yang murah, yakni:

Tempat usaha padat karya, seperti UMKM sektor produksi, membangun gedung, membangun jalan, dan tempat bekerja yang tidak mewajibkan pekerjanya memiliki ijazah.

Pemukiman penduduk yang kesulitan mendapatkan air bersih untuk dimasak dan kebanyakan penduduknya memiliki penghasilan menengah ke bawah.

  1. Izin Dinas Kesehatan

Biasanya penyedia depot air minum akan membantu pengurusan izin dari Kementerian/Dinas Kesehatan. Tetapi bila tidak, anda sendiri mesti mengurusnya, terlebih bila anda membeli peralatannya secara terpisah.

  1. Kunjungi pengusaha yang telah berpengalaman

Hal ini perlu dilakukan karena anda dapat bertanya secara langsung tentang seluk beluk bisnis air isi ulang, bertanya tentang rekomendasi penyedia alat-alat depot air minum, tempat mendapatkan tutup galon dan tisu yang baik dengan harga murah, panduan mempertahankan kualitas air, aturan-aturan baru tentang air isi ulang, dan lain sebagainya.

 

Cara Menjalankan Bisnis Air Isi Ulang

Berikut ini cara sederhana menjalankan bisnis isi ulang air minum.

  1. Cara berjualan air isi ulang ini tidak sulit dan ribet. Anda bisa tawarkan secara langsung kepada calon konsumen. Tempelkan pula surat izin dari Dinas Kesehatan agar pembeli semakin yakin dengan kualitas air yang dijual. Buatlah spanduk berukuran besar yang mencolok, namun gampang sekali dibaca.
  1. Bila anda merupakan orang pertama atau pelopor yang memulai jualan air isi ulang di tempat anda sebaiknya sediakan peminjaman galon gratis bagi para pelanggan pemula. Pasalnya harga galon kosong umumnya cukup mahal sehingga memberatkan calon konsumen pemula.
  1. Aktif melakukan promosi, baik secara online maupun offline.
  1. Jaga kualitas air minum dengan rajin membersihkan FRP dan peralatan lainnya. Antarkan pesanan konsumen secepat mungkin.
  1. Modal usaha. Tidak dapat dipungkiri kalau modal adalah salah satu hal penting dalam dunia usaha. Untuk itu siapkan modal yang cukup melalui perhitungan yang matang sebelumnya.