WhatsApp-Button
Cara Memilih Air Kemasan yang Baik

Cara Memilih Air Kemasan yang Baik

Air minum dalam kemasan seakan menjadi trend tersendiri, apalagi dikalangan anak muda atau orang-orang yang menyukai kepraktisan. Ya, memang air minum dalam kemasan dirasa lebih praktis, mudah ditemui dimana saja dan bahkan ada yang beranggapan air minum dalam kemasan lebih sehat jika dibandingkan dengan air minum yang dimasak sendiri.

Dalam tubuh manusia, air merupakan komponen utama, sehingga cairan di dalam tubuh harus terus dijaga agar organ-organ di dalam tubuh kita bisa berfungsi dengan baik. Lantas, bagaimana jika asupan air dalam tubuh berkurang? Tentunya kita akan mengalami dehidrasi, mengalami berbagai penyakit berbahaya dan bahkan kematian.

Untuk pelajar, pekerja kantoran atau seseorang yang sangat sibuk bekerja lebih banyak yang memilih air minum dalam kemasan walaupun harganya lebih tinggi dibanding membawa air dari rumah. Meskipun lebih praktis dan dianggap lebih sehat, sebenarnya air kemasan juga tidak selalu baik. Maka dari itu sangat penting rasanya kita mengetahui cara memilih air kemasan yang baik.

Cara Memilih Air Kemasan yang Baik

Lantas, bagaimana caranya agar kita bisa mengetahui air kemasan baik dikonsumsi atau tidak? untuk mengetahuinya, mari kita simak cara-cara berikut ini.

 

  • Perhatikan Informasi Mengenai Sumber Air

 

Meskipun ada banyak jenis air kemasan seperti air kemasan gelas, botol dan galon, air kemasan botol memang yang paling sering dipilih masyarakat. Air mineral kemasan yang berkualitas hanya mengambil air dari pegunungan vulkanik dan mengandung mineral yang baik untuk tubuh. Sesuai dengan namanya, air mineral dari pegunungan memiliki mineral alami sehingga bermanfaat untuk kesehatan jantung, pembuluh darah, dan juga tulang.

 

  • Perhatikan Proses Pengolahannya

 

Cara yang kedua adalah memperhatikan bagaimana produsen air mengolah air tersebut sehingga layak untuk dikonsumsi. Untuk menghasilkan air yang baik tentunya diperlukan alat-alat dengan teknologi yang canggih dan steril sehingga air tidak terkontaminasi bakteri dan juga bahan kimia lain yang berbahaya.

 

  • Apakah Sudah Sesuai dengan Standar Pemerintah?

 

Jika air kemasan sudah mendapat SNI (Standar Nasional Indonesia) berarti produk air minum kemasan tersebut telah memenuhi standar yang ditentukan oleh BSN (Badan Standar Nasional) terkait dengan standar keamanan dan juga kebersihan. Jangan lupa juga, air kemasan terlebih dahulu harus lolos uji dari BPOM. Sehingga masyarakat bisa dengan aman mengonsumsinya tanpa takut adanya efek samping berbahaya.

 

  • Perhatikan Masa Kadaluarsanya

 

Air mineral memiliki masa kadaluarsa, tentu ini berbeda dengan air minum yang dimasak. Salah satu cara memilih air kemasan yang baik yaitu dengan memperhatikan masa kadalurasa sebelum membelinya. Air bisa saja tidak layak dikonsumsi atau menurun kualitasnya karena sudah terlalu lama di dalam kemasan.

 

  • Kemasan Rusak

 

Jika Anda sering memperhatikan air kemasan, maka tidak asing dengan imbauan “jangan diterima bila kemasan rusak” ini memang harus Anda lakukan, karena menjadi peringatan awal dalam membeli air kemasan. Jika kemasan air terdapat kerusakan atau segel kemasan sudah dibuka, maka Anda jangan membelinya. Karena bisa saja air sudah dioplos atau tidak memenuhi standar.

Lewat Pancaindra

Dengan pancaindra kita pun bisa mengetahui apakah air tersebut layak atau tidak untuk dikonsumsi. Beberapa ciri air yang tidak layak untuk dikonsumsi yaitu berwarna, berbau, terdapat endapan dan memiliki rasa. Apalagi jika air memiliki bau besi, sudah bisa dipastikan bahwa air mengandung timbal dan bahan kimia lainnya.

Sekarang Anda sudah tau kan bagaimana cara yang tepat memilih air kemasan? Semoga informasi diatas bisa bermanfaat untuk Anda dan bisa memilih air kemasan yang baik sehingga aman untuk dikonsumsi dan tidak menimbulkan efek buruk.