WhatsApp-Button
Perbedaan Jenis dan Harga RO Air dan Air Isi Ulang

Perbedaan Jenis dan Harga RO Air dan Air Isi Ulang

Pengusaha depot air minum harus memiliki pengetahuan yang cukup mengenai perbedaan antara RO air dan air isi ulang. Seperti yang diketahui ada beberapa perbedaan mendasar dari segi jenis dan harga RO air dan air isi ulang.

Perbedaan RO Air dan Air Isi Ulang

Aspek kimiawi

Air mineral merupakan air yang mengandung mineral air seperti kalium, zat besi, magnesium. Di pasaran Anda dapat menemukan ini pada merek Ades, vit, Aqua dan Aguaria. Apabila Anda perhatikan akan ada tulisan “Air minum kemasan air mineral” pada kemasannya.

Ro Air memiliki unsur kimiawi yang sudah mengandung H20 saja, dengan kata lain hanya mengandung unsur air saja. Hal ini disebabkan karena proses penyaringan air yang membuat mineral lain seperti magnesium, kalium dan zat lain sudah dibuang. Ro Air dapat dikatakan sebagai air murni. Proses ini menjadikan harga RO air lebih mahal dari pada air mineral biasa.

RO Air memiliki ukuran molekul yang lebih kecil, sehingga tubuh akan lebih mudah untuk menyerap air ini. Kandungan zat pada yang terlarut dalam RO air lebih rendah sehingga membantu ginjal bekerja lebih ringan.

Harga RO Air dan Air Isi Ulang

Seperti yang telah diketahui, harga RO air cenderung lebih mahal dari pada air ulang. Hal ini dikarenakan banyaknya proses yang dilalui untuk mendapatkan air murni ini. Penjual biasanya akan memberikan informasi kesehatan yang dapat dimiliki setelah mengonsumsi RO air.

Meskipun harga Ro air lebih mahal, hal ini tidak membuat penjualannya menjadi berkurang. Gaya hidup sehat yang sedang marak saat ini membuat masyarakat tertarik untuk menerapkan pola hidup yang lebih sehat. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi RO air.

Harga RO air berkisar antara Rp 8.000,00 – Rp 10.000,00. untuk satu galon. Apabila dibandingkan dengan air biasa yang dapat dibeli seharga Rp.5000. Hal ini juga menjadi pertimbangan bagi banyak konsumsi.  Secara kasat mata bentuk dari RO air akan sama dengan air mineral biasa.

Aspek Mekanisme

Proses penyaringan pada air mineral menggunakan proses standar. Dapat di asumsikan bahwa dalam 4 liter air, maka dengan penyaringan pada proses ini akan menghasilkan 4 liter air mineral.

Penyaringan pada RO air memerlukan proses khusus menggunakan membran RO. Apabila dilakukan penyaringan air sebanyak 4 liter, maka Anda akan mendapatkan 1 Liter RO air. Tentu saja kandungan air murni ini sangat bermanfaat bagi tubuh.

RO air memiliki rasa yang cenderung lebih pahit. Rasa ini ditimbulkan oleh kemurnian yang dimiliki RO air. Anda dapat merasakan hal tersebut di awal konsumsi, namun apabila telah terbiasa maka hal ini tidak akan menjadi masalah. RO air dapat rutin dikonsumsi untuk meningkatkan kesehatan tubuh.

Aspek Manfaat

Konsumsi air bagi tubuh merupakan suatu kebutuhan. Setiap hari tubuh membutuhkan air untuk dapat melakukan metabolisme dengan baik. RO air dapat memberikan efek kesegaran pada tubuh. Di sisi lain, air mineral juga bagus bagi tubuh karena memberikan asupan mineral tambahan bagi tubuh.

Manfaat lain yang didapatkan dalam mengonsumsi RO air adalah ketahanan yang lama apabila dibandingkan dengan air mineral biasa. Hal ini membuatnya cenderung lebih tahan terhadap pertumbuhan lumut. Kondisi ini dapat Anda lihat apabila terpapar matahari dalam waktu lama, RO air akan lebih lama untuk berlumut.

Dalam mengonsumsi, Anda dapat memilih jenis Air yang sesuai dengan kebutuhan dan dana yang dimiliki.