WhatsApp-Button
Cara Menghitung Perkiraan Modal Isi Ulang Air Galon

Cara Menghitung Perkiraan Modal Isi Ulang Air Galon

Berapa modal isi ulang air galon yang perlu disiapkan menjadi pertanyaan penting yang pasti ada di benak siapa pun yang ingin mencoba bisnis yang satu ini. Meskipun tergolong kecil, modal untuk memulai usaha ini harus dipersiapkan dengan matang agar tidak salah langkah. Dalam tulisan ini, Anda bisa mengetahui faktor yang memengaruhi modal dan perkiraan kebutuhan biayanya.

Cara Menghitung Modal Isi Ulang Air Galon

Salah satu kelebihan usaha isi ulang air galon adalah modalnya sangat bervariasi sehingga Anda bisa menyesuaikan skala usaha dengan modal yang dimiliki. Untuk membantu Anda, berikut ini penjelasan tentang komponen yang harus diperhitungkan dalam memperkirakan modal beserta kisaran nominalnya.

Mesin Isi Ulang Air Galon

Inilah komponen utama dalam membuat perkiraan kebutuhan modal isi ulang air galon. Mesin air minum isi ulang ini digunakan untuk memproses air mentah atau air baku menjadi air bersih yang memenuhi syarat sehingga bisa langsung diminum. Oleh karena itu, kualitas mesin harus sangat diperhatikan ketika membelinya.

Perkiraan modal yang dibutuhkan untuk membeli mesin isi ulang air galon ini adalah antara Rp10 juta hingga Rp30 juta per unit. Angka tersebut merupakan harga umum yang ada di pasaran saat ini. Namun, ada juga mesin khusus berkapasitas jauh lebih besar dengan harga yang tentu jauh lebih mahal, bisa mencapai Rp75 juta.

Rentang harga yang sangat jauh disebabkan perbedaan yang sangat signifikan pada:

  • spesifikasi mesin (kapasitas pengisian galon, jumlah saringan, kapasitas penampungan air, dan lain-lain)
  • jenis teknologi yang digunakan
  • kualitas mesin

Sewa Tempat untuk Membuka Usaha

Komponen biaya berikutnya yang termasuk dalam modal isi ulang air adalah biaya menyewa tempat untuk membuka usaha. Biaya ini bisa diperhitungkan, bisa pula tidak, tergantung apakah Anda membuka usaha di rumah atau harus menyewa tempat khusus.

Luas ruangan minimal yang dibutuhkan untuk usaha isi ulang air minum adalah 4 x 7 meter. Jika di rumah tersedia ruangan dengan luas tersebut, misalnya halaman rumah, garasi, atau bahkan ruang depan, Anda bisa memanfaatkannya. Sebaliknya jika tidak, Anda mau tidak mau harus menyewa tempat.

Selain karena alasan keterbatasan ruangan, pertimbangan untuk menyewa tempat juga didasarkan pada strategis tidaknya suatu lokasi. Jika kondisi rumah cukup luas, tetapi dari segi ekonomi tidak cukup strategis, misalnya sulit dijangkau, jauh dari jalan besar, atau potensi konsumennya rendah, Anda sebaiknya menyewa tempat di lokasi lain.

Besarnya harga sewa tempat dengan luas 4 x 7 meter tentu sangat bervariasi, berbeda untuk setiap daerah. Namun, sebagai gambaran, Anda perlu menyiapkan biaya sekitar Rp10 juta hingga Rp20 juta untuk sewa selama setahun.

Kendaraan untuk Mengantar Pesanan

Menyediakan layanan antar jemput pada usaha isi ulang air minum saat ini sudah menjadi hal yang mutlak. Untuk kebutuhan tersebut, Anda minimal harus menyediakan satu unit sepeda motor karena sangat efektif untuk menjangkau tempat-tempat jauh dengan lebih cepat dan bisa mengakses rumah yang terletak di dalam gang kecil.

Anda bisa memanfaatkan sepeda motor yang sudah ada, tetapi jika tidak, tentu saja Anda harus membelinya. Jika kondisi keuangan tidak memungkinkan untuk membeli baru, minimal Anda harus membeli sepeda motor bekas dengan kisaran harga Rp5 juta hingga Rp10 juta.

Itulah tiga komponen utama yang harus diperhitungkan dalam memperkirakan modal isi ulang air galon yang harus disiapkan. Jika diambil angka paling minimal, akan didapat angka sebesar Rp25 juta. Perlu diingat bahwa nilai tersebut belum termasuk biaya operasional yang sebaiknya Anda cadangkan untuk 3 bulan pertama.