pH Air RO Tidak Memengaruhi Tingkat pH Tubuh Manusia

pH Air RO Tidak Memengaruhi Tingkat pH Tubuh Manusia

pH air RO (Reverse Osmosis) berada pada kisaran angka 5,0 hingga 7,5, namun tipikal air RO cenderung menunjukkan pH pada angka 5.0 sampai 06.00. pH merupakan tingkatan asam atau basa sebuah larutan yang diukur dengan skala 0 – 14. Tingkat pH merupakan ukuran jumlah dari ion hidrogen mewakili keasaman atau kebasaan sebuah larutan. Larutan asam mempunyai ion hidrogen bebas lebih banyak, sedangkan larutan alkali mempunyai ion hidrogen bebas yang lebih sedikit. Jadi setiap zat yang mempunyai pH rendah disebut asam dan zat yang mempunyai pH tinggi dinamakan basa atau alkali.

Kadar pH di dalam air amat dipengaruhi oleh kandungan unsur kimia di dalamnya. Oleh karena itu pH kerap dipakai sebagai penunjuk apakah air itu mengalami perubahan kimia ataukah tidak. Air dengan pH yang terlampau tinggi atau rendah, kedua-duanya memiliki pengaruh buruk. Air yang amat asam bisa menyebabkan korosi atau malahan merusak logam. Sedangkan air yang terlampau basa umumnya terasa pahit dan bisa mengakibatkan residu yang melapisi alat perkakas dan pipa.

Kadar pH air minum biasanya ialah 6-7, tetapi ada pula air minum dengan taraf pH yang lebih tinggi, yakni 8-9. Air minum semacam ini dikenal juga dengan sebutan air alkali. Sejumlah orang yakin kalau air alkali bisa menetralkan asam di dalam tubuh.

Membran pada Reverse Osmosis tidak melenyapkan gas yang terdapat pada air, seperti halnya karbon dioksida yang ada dalam air, juga saat air RO terkena udara, sedikit dari karbon dioksida tersebut akan mulai larut di dalam air. Alhasil kandungan alkalinitas air RO sudah hilang dan keasaman yang disebabkan oleh gas tersisa di dalamnya.

Menemui rendahnya pH air RO anda tidak usah khawatir lantaran tingkat keasaman di dalam air RO demikian lemah. Guna bisa menjadikan air RO kembali netral, hal ini cuma butuh sedikit basa. Misalnya bila anda memiliki segelas air RO ber-pH 5.00, maka cukup anda tambahkan sedikit baking soda yang bersifat basa sehingga akan menetralisir sedikit asam di dalam air itu.

Bagi seseorang yang cemas dengan pengaruh pH air RO yang rendah pada tubuh, tidak dianjurkan untuk menambahkan baking soda pada tiap-tiap gelas yang akan dikonsumsi. Ketika seseorang mengonsumsi air dengan pH yang rendah, air itu akan bercampur dengan saliva dan kemudian dengan isi perut. Secara alamiah ini akan terhenti karena sudah tercampur dengan saliva dan makanan yang sudah dikunyah sehingga air tadi tak lagi memiliki karakter pH yang unik yang telah diuraikan diatas. Terlebih pH di dalam perut manusia sehat yang berkarakter lebih rendah dari 2.00. Selanjutnya air yang masuk ke dalam perut pun akan beralih menjadi asam pula.

Faktanya, keasaman adalah hal yang penting juga dalam kesehatan, tanpa adanya asam di dalam perut kita, kita tentu saja tak akan bisa mencerna makanan dan kita akan gampang terkena sakit lantaran asam di dalam perut bisa mematikan sejumlah bakteri dan hal lainnya yang kita cerna. Adapun yang bisa memengaruhi keseimbangan pH tubuh kita saat kita mengkonsumsi air RO pH rendah ialah bila kita meminum banyak sekal dan tidak memakan apapun, dan terus menerus. Terkecuali keadaan yang begitu, mengkonsumsi air RO pH dengan rendah pada intinya tak akan memengaruhi tingkat pH tubuh kita. Jadi, anda tidak dilarang meminum atau mengkonsumsi air RO.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *