Bahaya Air Isi Ulang Abal-abal Bisa Sebabkan Kanker dan Tiroid

Bahaya Air Isi Ulang Abal-abal Bisa Sebabkan Kanker dan Tiroid

Saat ini air galon isi ulang memang menjadi alternatif air minum yang terbilang aman untuk mereka yang sulit mendapatkan air bersih. Terlebih bagi kaum urban yang tinggal di perkotaan yang mayoritas kualitas air sumurnya dikenal kurang baik. Tidak heran kini gerai ataupun depot isi ulang air relatif menjamur di berbagai tempat. Namun tahukah bahaya air isi ulang bagi kesehatan pengguna?

Air isi ulang kini memang menjadi alternatif air minum yang cukup disukai orang-orang. Apalagi harga yang ditawarkan juga terhitung cukup murah ketimbang air galon yang ada di toko maupun mini market yang langsung disupply dari pabrik. Tetapi tahukah, walaupun tidak sedikit depot isi ulang air mengklaim bila air yang dijual sudah disterilisasi dan menggunakan teknologi penyaring terbaru, nyatanya bukan berarti air itu bebas dari kontaminasi bakteri atau kuman.

Bahaya Air Isi Ulang

Ada 3 faktor air minum yang berasal dari depot isi ulang ini dapat amat berbahaya bagi kesehatan antara lain kebersihan dari alat pembersih dan filter atau penyaring air minum yang dipakai, tempat depot berada, dan sumber air utama (biasanya kolam besar, bak penampungan, mata air pegunungan, sumur bor, dan air tanah).

Di sisi lain alat yang dipergunakan di depot isi ulang pun amat memberi pengaruh pada taraf kebersihan air minum yang akan diminum nanti. Anda dapat melihat sendiri jika sikat pembersih galon yang ada di depot isi ulang sering dipakai berulang kali untuk membersihkan galon yang lainnya. Hal ini tentunya akan menjadikan kuman dan bakteri dari galon sebelumnya akan tercampur bila jarang diganti atau dibersihkan.

Apalagi jika pembersihan galonnya pun cuma menggunakan air biasa saja yang tentu saja menimbulkan pertanyaan berhubungan dengan kesterilan dari depot air minum itu. Kecuali itu tempat atau letak depot isi ulang air juga tidak kalah berpengaruh pada kebersihan air minum yang akan diminum nanti. Misalnya letak depot air minum yang cenderung ada di pinggir-pinggir jalan yang tentu saja akan menambah risiko terkena polusi, debu, berbagai kuman dan bakteri secara mudah.

Selain itu, sumber air yang digunakan oleh depot itu tidak terjamin asalnya dari air kemasan bermerek atau bersumber dari pabrik air minum yang terpercaya akan kebersihan dan kesterilannya. Ketiga faktor tersebut pastinya mesti diperhatikan betul, walau kelihatan sepele air minum yang tercemar bakteri jahat seperti bakteri salmonela atau e-coli cukup berbahaya.

Bahaya air isi ulang mengancam karena ada 4 jenis zat kontaminasi yang bisa mencemari air minum, antara lain adalah unsur radioaktif seperti radon, senyawa anorganik seperti arsenik dan timbal, bakteri seperti salmonella yang menyebabkan disentri dan diare, dan pestisida. Hadirnya kontaminan itu bisa menimbulkan masalah kesehatan, seperti kelainan neurologis, masalah reproduksi dan gangguan pencernaan.

Hal ini diperburuk bila air tercemar dikonsumsi oleh bayi, anak kecil, wanita hamil, orangtua, dan orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah. Kelompok orang-orang ini lebih mungkin menderita sakit sesudah minum air tercemar. Keempat zat itu dapat  menimbulkan gejala awal seperti kram perut, diare, muntah, dan mual. Dan zat berbahaya yang lainnya malah  terkadang tidak memperlihatkan gejala sama sekali.

Bila seseorang terus-terusan mengkonsumsi air tercemar, mikroba dan senyawa kimia itu dapat menimbulkan masalah seperti kanker dan penyakit tiroid untuk akibat jangka panjangnya. Maka dari itu, sebaiknya kita mempertimbangkan kembali penggunaan air minum isi ulang dan ada baiknya membeli air galon dari perusahaan resmi seperti Aqualux. Walaupun berharga sedikit lebih mahal, tetapi air galon tersebut telah dijamin kebersihan serta keamanannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *