Terawan Agus Putranto Menteri Kesehatan

Terawan Agus Putranto Menteri Kesehatan

5 Berita Tentang Terawan Agus Putranto Menteri Kesehatan

Pandemi Covid-19 menyebabkan Terawan Agus Putranto Menteri Kesehatan periode 2019-2024 menjadi sosok yang dibincangkan masyarakat. Banyak pihak yang mengharapkan kahadirannya ke hadapan publik untuk memberikan informasi mengenai penanganan pandemi. Lalu bagaimanakah kabar Pak Terawan saat ini? langsung saja kita ikuti beritanya berikut ini.

  1. Tingkat Kepercayaan Publik

September 2020 dirilis dari Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia tentang perkiraan akibat dari Pandemi Covid-19. LSI mengatakan masyarakat memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap Presiden Jokowi untuk menangani Covid-19 dibandingkan kepercayaan terhadap Terawan.

Secara rinci sebagai berikut:

Kepercayaan terhadap Presiden Joko Widodo

  • Sangat percaya : 3%
  • Cukup percaya : 57,7%
  • Biasa saja : 24,1%
  • Tidak percaya : 12,7%
  • Sangat tidak percaya : 1,8%

Kepercayaan terhadap Pak Terawan Menteri Kesehatan:

  • Sangat percaya : 1%
  • Cukup percaya : 44,6%
  • Biasa saja : 30,9%
  • Tidak percaya : 15%
  • Sangat tidak percaya : 2%
  1. Kerja sama Dengan China dan Inggris

Kementerian Kesehatan melakukan pengadaan vaksin Covid-19 dengan menggandeng China dan Inggris. Kebutuhan vaksin diharapkan terpenuhi dengan adanya kerja sama tersebut.

Upaya pemenuhan ketersediaan vaksin, Terawan berkolaborasi dengan Luhut Binsar Pandjaitan (Menko marves), Retno Marsudi (Menlu), serta Eric Thohir (Menteri BUMN).

Selain bekerjasama dengan luar negeri, saat ini indonesia juga sedang mengembangkan vaksin corona atau bisa disebut Vaksin Merah Putih. Vaksin ini dibuat menggunakan strain virus Covid-19 dari Indonesia.

  1. Kelompok prioritas penerima vaksin

Proses Vaksinasi akan dilaksanakan akhir November. Terawan Agus Putranto Menteri Kesehatan menyampaikan kelompok prioritas yang akan menerima vaksin yaitu:

  • Seluruh tenaga medis yang ada di barisan terdepan dalam penanganan virus.
  • Pelayanan publik, orang yang bekerja dalam pemerintahan dan bertemu langsung dengan masyarakat.
  • TNI dan Polri termasuk kedalam kelompok prioritas karena mereka yang nantinya akan megamankan jalannya vaksinasi secara massal.
  • Semua tenaga pendidik.
  1. Vaksin gratis

Terawan Agus Putranto Menteri Kesehatan menegaskan bahwa kelompok yang menerima vaksin gratis adalah :

  • Kelompok garda terdepan yaitu tenaga medis.
  • Kelompok yang tidak mampu secara ekonomi seperti peserta Penerima Bantuan Iurann (PBI) BPJS Kesehatan.

Untuk biaya yang dikeluarkan untuk pembelian vaksin, Bio Farma dalam waktu dekat akan menyampaikan kepada publik.

Kementerian Kesehatan saat ini tengah mempersiapkan program vaksinasi secara massal. Fasilitas kesehatan di Indonesia juga akan dilakukan stimulasi.

  1. Ketersediaan Vaksin

Merk vaksin berhasil diterima Indonesia bermacam-macam dan bergantung dengan kapasitas produksi perusahaannya. Berikut ini rincian datanya :

  1. Sinovac

Produk vaksin asal China ini menyanggupi memberi vaksin sebanyak 3 juta dosis. 1,5 juta dosis (single dose) pada minggu pertama November dan 1,5 juta dosis pada awal Desember 2020. Sinovac juga akan mengirimkan 15 juta dosis dalam bentuk bulk. Tahun 2021 mereka akan mengirimkan 125 juta (dual dose) vaksin.

  1. Sinopharm

Untuk sementara sinopharm dikatakan sanggup menyedikan vaksin sebanyak 15 juta dosis (dual dose) tahun ini. diantaranya akan tiba pada bulan November sebanyak 5 juta dosis. Tahun 2021 Sinopharm akan menyediakan 50 juta (dual dose).

  1. Cansino

Perusahaan produsen cansino menyanggupi pengadaan vaksin sebanyak 20 juta (single dose) tahun 2021. Single dose artinya 1 orang hanya memerlukan satu dosis vaksin dan satu kali vaksinasi. Dual dose artinya dibutuhkan dua kali vaksinasi untuk 1 orang.

Terawan Agus Putranto Menteri Kesehatan beserta jajarannya sedang sibuk mempersiapkan berbagai macam hal. Kehadiran Terawan ke hadapan publik tentunya tidak bisa terlalu sering seperti dulu lagi. Diharapkan proses vaksinasi dapat berjalan lancar, dan pandemi segera berakhir.