Kasus Pabrik Susu Aura Kasih Berakhir Damai

Kasus Pabrik Susu Aura Kasih Berakhir Damai

Penyanyi cantik Aura Kasih baru-baru ini dikaruniai seorang bayi perempuan yang cantik. Bayi mungil yang bernama Arabella membuat Aura Kasih disibukkan menjadi seorang ibu. Kesibukan barunya ini membuatnya jarang muncul di layar pertelevisian. Namun Aura dibuat geram dengan munculnya kasus pabrik susu Aura Kasih yang sempat menghebohkan.

Kasus Aura Kasih Disebut Pabrik Susu

Lama tidak muncul di TV, Aura kasih ternyata sibuk menikmati perannya sebagai seorang ibu baru. Beberapa waktu lalu, netizen dihebohkan dengan cuatan Aura Kasih di Instagramnya yang berisi ungkapan kegeramannya pada seorang pengguna twitter.

Ungkapan Kegeraman Aura Kasih di Instastory

Lama Aura Kasih menjalani hidup tenang di belakang layar, Agustus lalu dirinya tiba-tiba muncul dan mengunggah story di Instagram. Instastory itu berisi ungkapan geram Aura Kasih terhadap salah satu pengguna Twitter yang dianggap melecehkannya. Yan Wijaya, nama dari pengguna Twitter tersebut dianggap melecehkan Aura dengan menyebutnya sebagai ibu pejuang ASI.

Wanita yang baru melahirkan anak pertamanya ini merasa tidak terima akan anggapan Yan Wijaya. Aura menganggap bahwa ungkapan itu melecehkan dirinya dan perempuan lain. Dengan ekspresi kesal, Aura Kasih meminta Yan Wijaya untuk menjaga akhlak, mata dan jiwanya jika berkomentar di media sosial apalagi sosok Aura yang seorang public figure.

Awal Mula Kasus Aura Kasih dengan Yan Wijaya

Kasus pabrik susu Aura Kasih berawal dari cuitan Yan Wijaya di media sosial Twitter. Melalui akun pribadinya, Yan Wijaya menuliskan bahwa Aura Kasih saat ini telah memiliki bayi dan juga dikaruniai dua pabrik susu. Yan Wijaya juga mengatakan bahwa karena itulah untuk sementara Aura tidak ‘main’ dulu.

Sontak saja tulisan Yan Wijaya menuai tanggapan dan menjadi topik perbincangan di kalangan pengguna Twitter. Dua pabrik susu yang dimaksudkan oleh Yan Wijaya tentu saja dapat dengan mudah dimengerti kemana arah pembicaraan tersebut. Meskipun cuitan ini hanya sebagai gurauan semata, nyatanya hal inilah yang memicu konflik yang lebih besar karena dianggap melecehkan kaum perempuan.

Aura Meminta Publik Menyampaikan Rasa Tersinggungnya Kepada Yan Wijaya

Dalam ungkapan di Instastorynya, Aura Kasih meminta kepada public untuk menyampaikan rasa tersingungnya kepada pemilik akun tersebut yaitu Yan Wijaya. Menurut Aura Kasih, cuitan yang dilayangkan Yan Wijaya tidak bisa dijadikan guyonan karena dirinya menganggap hal itu sangat tidak sopan.

Aura menganggap bahwa Yan Wijaya adalah sosok yang tidak beredukasi. Hal ini terbukti dengan cuitan yang ditulisnya tentang ibu sebagai pejuang yang tidak menunjukkan penghormatannya kepada sosok ibu dan perempuan.

Yan Wijaya Menjelaskan Awal Munculnya Guyonan Tersebut

Tidak lama setelah Aura Kasih mengungkapkan kekesalannya, Yan Wijaya meminta maaf mengenai cuitan yang ditulisnya. Sadar akan kesalahannya mengenai kasus pabrik susu Aura Kasih, Yan Wijaya menjelaskan bagaimana guyonan itu muncul dan membuat banyak perempuan tersinggung. Dirinya mengungkapkan bahwa guyonan itu muncul saat melihat Monica Oemardi.

Monica yang saat itu juga tengah memiliki bayi, sering membawa bayinya it uke lokasi syuting. Wanita itu mengungkapkan bahwa dirinya membawa bayinya karena anaknya masih memerlukan ASI tiga jam sekali. Daripada memakai botol, wanita itu lebih memilih menyusui bayinya secara langsung. Ini jugalah yang memicu Yan Wijawa menulis cuitan serupa.

Nah itulah informasi mengenai kasus pabrik susu Aura Kasih yang sempat heboh beberapa waktu lalu. Berawal dari kesalahpahaman, kini kasus ini sudah menemui titik terang. Kedua pihak sudah berdamai dan tidak memperpanjang masalah yang bisa saja semakin memperumit keadaan.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *