Cara Membudidayakan Tanaman Buah dan Sayuran

Cara Membudidayakan Tanaman Buah dan Sayuran

Memiliki tanaman baik sayuran dan buah adalah hal yang bermanfaat. Sebab kita bisa menikmati hasilnya suatu saat. Namun, selain luas lahan yang terbatas, salah satu masalah adalah kurangnya pengetahuan tentang cara membudidayakan tanaman membuat orang enggan melakukannya. Untuk itulah kali ini kita akan membahas tentang cara tepat agar budidaya tanaman buah dan sayur menjadi lebih maksimal.

1. Cara Membudidayakan Tanaman Melalui Pembibitan

Baik tanaman buah maupun sayur, kita harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana cara pembibitannya alias cara mendapatkan bibitnya. Bibit yang baik tentunya akan menghasilkan tanaman yang baik juga. Untuk itu perlu diperhatikan betul teknik pembibitan serta bagaimana sifat indukannya. Sebab, jika pembibitan dilakukan melalui induk, maka sifat anakan akan meniru setidaknya 60% sifat indukan. Untuk itu, perlu dipastikan tanaman induk harus bersifat sehat, produktif dan merupakan bibit unggul. Namun, jika pembibitan dilakukan melalui metode semai biji, maka kita harus mengetahui mana biji unggulan dan mana yang tidak. Tentu saja dengan mengkombinasikan mana teknik semai bibit yang paling baik untuk digunakan.

2. Pengolahan Media Tanam

Kualitas dan pilihan media tanam yang tepat juga penting dalam keberhasilan budidaya tanaman sayur dan buah. Bagaiamana tidak, media tanam nantinya akan menjadi perantara yang memberikan zat-zat nutrisi yang dihutuhkan tanaman agar tetap hidup. Mengenali beragam jenis media tanaman sangat oenting. Sebab, tumbuhan berbeda juga memerlukan media tanam yang berbeda. Seperti ada tumbuhan yang tidak boleh ditaman di media tanam yang bisa menampung banyak air. Ada juga tanaman yang membutuhkan media yang mampu menampung banyak air agar lebih subur.

3. Cara Membudidayakan Tanaman Melalui Penanaman

Nah, hal yang ketiga ini juga sangat penting dikenali dalam cara membudidayakan tanaman buah dan sayur. Kenapa? Karena terkadang ada yang harus dilakukan penyemaian bibit terlebih dahulu. Apalagi jenis tanaman sayur yang kebanyakan bibitnya harus disemai terlebih dahulu. Jika harus maka pelajari tata cara paling benar untuk penyemaian bibit. Jika tidak lanjut ke metode penanaman. Ada beberapa hal yang harus digaris bawahi, yaitu:

  • Usahakan memindahkan bibit untuk ditanam ketika sore hari atau pagi hari. Jangan memindahkan bibit untuk ditanam di siang hari. Hal ini berhubungan dengan masalah layunya bibit jika langsung dipindahkan di siang hari.
  • Usahakan tidak merusak akar bibit ketika memindahkan dari media pembibitan ke tempat penanaman. Jika sebelumnya ditanam di tempat berbeda menggunakan tanah, pastikan untuk menggemburkan tanah tersebut terlebih dahulu agar akar tidak rusak.

Nah jika poin-poin diatas sudah terpenuhi maka kita bisa melakukan penanaman dengan mudah dan tingkat keberhasilan akan lebih tinggi.

4. Pemeliharaan

Setelah bibit ditanam di tempatnya seperti di dalam pot atau langsung ditanah, hal selanjutnya yang perlu diketahui adalah metode perawatan. Perawatan tanaman yang perlu seperti mengetahui bagaimana pengairan atau penyiraman yang benar, penyiangan dan pemupukan. Apakah semua tanaman sayur dan buah memerlukan ini? Tentu saja. Ketahui seberapa banyak air yang dibutuhkan. Tanaman yang kurang air akan mudah layu, sedangkan yang terlalu banyak air akan membusuk akar serta batang dan daunnya. Nah setelah itu pastikan bebas dari hama dan gulma. Jika ada tumbuhan penganggu alias gulma segeralah dibersihkan. Dan perawatan terakhir adalah pemupukan. Jadwalkan pemupukan yang sesuai dengan kebutuhan tanaman tersebut.

Jika 4 cara membudidayakan tanaman sayur dan buah diatas sudah dilakukan dengan benar, maka sebagai pemilik kita hanya perlu menunggu hasil atau masa panen saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *